KOMPAS.com - Gelandang Portugal, Nani, mengaku berharap, Inggris masuk perempat final Piala Eropa 2012, 8 Juni-1 Juli mendatang. Meski begitu, ia menilai Inggris sulit mencapai target minimal itu, terutama karena Wayne Rooney diskors sehingga tidak bisa tampil pada dua laga perdana fase grup.
Rooney diskors dua pertandingan karena melanggar bek Montenegro, Miodrag Dzudovic, pada laga persahabatan, 7 Oktober lalu. Awalnya, ia diskors tiga pertandingan. Masa hukuman berkurang setelah Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengajukan banding.
Sementara itu, tiga pemain lain yang tidak bisa tampil sama sekali di Piala Eropa 2012 adalah bek Rio Ferdinand, gelandang Frank Lampard, dan Gareth Barry. Ferdinand absen karena tidak dipanggil oleh pelatih Roy Hodgson.
Lampard dan Barry dipanggil Hodgson, tetapi belakangan dicoret karena mengalami cedera. Sementara Lampard mengalami cedera paha, Barry cedera pangkal paha.
"Rooney adalah pemain kunci dan tidak tampilnya ia pada dua laga bisa sangat merugikan Inggris. Rooney kesal tidak bisa bermain, karena ia tahu bahwa dirinya adalah yang punya tugas mencetak gol dan ia tak bisa bekerja untuk tim," ujar Nani.
"Dengan tulus, aku ingin Inggris mencapai perempat final, tetapi itu tak akan mudah. Tanpa Rooney, Rio Ferdinand, Frank Lampard, dan Gareth Barry, Inggris lemah karena mereka lemah di semua lini."
"(Keempat pemain itu) sangat penting untuk tim dan mereka digantikan oleh pemain yang tidak selevel. Ketiadaan mereka membuat banyak orang meragukan Inggris di Piala Eropa ini. Inggris harus memberikan yang terbaik karena cedera merusak tim mereka."
"Sangat mengejutkan begitu banyak pemain Inggris (dicoret karena cedera) setiap pekannya. Inggris jelas memiliki pemain berkualitas luar biasa, tetapi itu tak menjamin sukses. Mereka harus bermain sebagai unit dan tidak bergantung kepada individu."
"Danny Welbeck bisa mengacaukan dan merusak sistem pertahanan lawan. Ia mengalami kemajuan pesat musim ini dan itu membuatnya layak masuk tim nasional Inggris," tuturnya.
Di Piala Eropa 2012, Inggris berada di Grup D bersama dengan Ukraina, Swedia, dan Perancis. Pada laga pertama, Inggris akan bertemu Perancis.
"Pertandingan perdana Inggris melawan Perancis sangat berbahaya. Kedua tim itu membutuhkan kemenangan, karena hasil akan sangat menentukan. Tim yang kalah akan menerima banyak kritik dan itu akan menjadi tekanan besar untuk pertandingan berikutnya," ulas Nani.
"Gaya Hodgson sama sekali berbeda dengan (pelatih sebelumnya) Fabio Capello dan aku tak tahu apakah pemain sudah beradaptasi dengan konsep baru."
"Sementara Inggris biasanya merupakan kandidat juara, aku melihat ada tim lain yang lebih berpeluang dibanding mereka. Orang mempertimbangkan Spanyol, Jerman, dan Belanda sebagai kandidat kuat. Portugal bisa memberikan kejutan."
"Jika kami bisa mendapatkan kepercayaan diri dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, kami bisa melangkah jauh. Dari sudut pandang kami, Piala Eropa bukan soal rivalitas menjadi yang terbaik antara aku dan Cristiano Ronaldo, tetapi bagi kami berdua untuk membantu tim."
"Aku mengalami cedera pada laga persahabatan terakhir, tetapi aku akan siap tampil untuk laga melawan Jerman," paparnya.
